Matahari dan Bulan beredar. Bumi? 21 Juni 2007
Posted by Ibrahim in Al-Quran, Benda Langit, Sains.Tags: Bulan, Bumi, Matahari
trackback
Allah telah berfirman dalam Al-Qur’an dengan jelas bahwa matahari dan bulan beredar pada garis edarnya. Kalau diperhatikan dengan lebih seksama lagi maka Allah juga telah menjelaskan bahwa bumi pun beredar pada garis edarnya.
QS. Fussilat (41):37. Dan sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah malam dan siang, dan matahari dan bulan. Janganlah bersujud kepada matahari dan janganlah (pula) kepada bulan, tetapi bersujudlah kepada Allah Yang menciptakannya, jika kamu hanya kepada-Nya saja menyembah.
Dengan ayat 41:37 Allah telah mensejajarkan malam dan siang dengan matahari dan bulan. Matahari dan bulan ada wujudnya secara fisik. Sedangkan malam dan siang? Kenapa disejajarkan dengan matahari dan bulan yang ada wujudnya? Malam dan siang terjadi dibumi yang kita ketahui sekarang karena rotasinya, jadi dengan disejajarkan seperti itu maka bisa dimaksudkan bahwa “malam dan siang” itu sebagai kata pengganti yang artinya merujuk kepada bumi.
QS. Al Anbiya (21):33. Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, dan matahari dan bulan. Masing-masing dari keduanya itu beredar di dalam garis edarnya.
Allah sekali lagi mensejajarkan malam dan siang, dengan matahari dan bulan. Bahkan dengan menggunakan kata “malam dan siang”, Allah tidak hanya merujuk kepada bumi saja tetapi juga dimaksudkan untuk merujuk kepada semua planet-planet dan benda-benda langit yang mengalami malam dan siang. Maka Allah telah menjelaskan dalam Al-Quran bahwa bumi, matahari dan bulan beredar pada garis edarnya masing-masing, sebagaimana telah dibuktikan oleh pengetahuan sekarang.
Dalam banyak ayat Al-Qur’an kata “malam” dan “siang” seringkali berada dalam satu ayat bersama kata “matahari” dan “bulan”. Maha Bijaksana Allah yang telah menggunakan kata-kata “malam dan siang” sebagai pengganti dari ‘bumi dan benda-benda langit yang mengalami pergantian malam dan siang’. Menjadikan maknanya jauh lebih luas, sehingga dapat diterima oleh umat terdahulu dan umat kemudian. Tidak hanya bumi, tapi planet-planet dan benda-benda langit lainnya yang mengalami malam dan siang. Sehingga Allah dalam Al-Quran benar-benar telah menjelaskan tentang peredaran benda-benda langit sejak 14 abad yang lalu jauh sebelum majunya pengetahuan tentang benda-benda langit sekarang ini.
Wallahu a’lam bishshowab
[...] 25 Juni 2007 Posted by ayahluqman in . trackback Melanjutkan posting sebelumnya tentang Peredaran Bumi/Planet, Bulan & Matahari pada postingan ini Al-Qur’an juga telah berbicara tentang perbedaan waktu rotasi pada [...]
[...] telah mencoba memahami dalam postingan sebelumnya bahwa kata-kata ‘malam’ dan ’siang’ bisa dimaksudkan sebagai kata pengganti …, dengan pertimbangan ‘malam’ dan ’siang’ secara umum kita ketahui terjadi [...]
Subhanallah
Allahu akbar, Allah benar2 maha besar…… dan maha bijak
Perkataan bumi didalam Al-Quran ada lebih dari 434 iaitu ayatnya AL-ARDI ..dan tiada satu ayat yang saya ketemui Al-Ardi atau BUMI BEREDAR pada garis edarnya.. melainkan satu ayat. dan ayat ini bumi bergerak pada masa KIAMAT. Allah SWT menerangkan bahawa bumi itu
SURAH AN –NAHL 15 DAN 16
15. Dia mengadakan gunung-gunung diatas bumi, supaya jangan ia ber-gerak2 bersama kamu dan (menjadikan) sungai2 dan jalan-jalan, mudah2an kamu mendapat pertunjuk,
16. Dan lagi beberapa tanda; dan dengan bintang, mereka mendapat pertunjuk.
Penjelasan ayat ke-15;
Gunung-ganang diciptakan oleh Alllah SWT diatas bumi supaya jangan ia ber-gerak2 bersama kamu.
Tapi kamu mengikut kata orang bahawa bumi berputar dan menggelilingi, dalam erti kata lain kamu memberitahu bahawa bumi BERGERAK?
BERGERAK ke kiri, ke kanan?
Kata-kata Allah SWT perlu saya ikut atau kamu?
Masih ada lagi tak gunung ganang?
Penjelasan ayat ke-16;
Bintang itu kalau kamu perhatikan benar-benar bahawa ianya tidak bergerak..ianya saya lihat kekal ditempatnya.. Kalau bumi berputar pasti keadaan BINTANG akan berubah. Bintang itu salah satunya fungsinya penunjuk arah timur dan barat..di bahagian timur sentiasa ada satu bintang yang bersinar lebih jelas dari bintang-bintang yang lain,sehingga malam tadi saya perhatikan ia masih ada ditempatnya. Dan kerana itu saya tahu dimana timur dan dimana barat dan juga dimana arah kiblat..
dan dengarkan bersungguh-sungguh:
AL-HAQQAH ayat 14 dan 15;
14.dan bumi dan gunung-gunung diangkat, lalu kedunya sekali pecah (hancur),
15. Maka pada hari itu terjadilah kiamat,
Perkataan bumi dan gunung-gunung DIANGKAT;
DIANGKAT adalah mengambil dari satu tempat ke satu tempat;
sebagai contoh saya ambil wang (uang) dari poket saya.. dari dalam saya bawa keluar , bukankah itu berubah kedudukkan wang saya? dari dalam kini diluar keadaan wang itu..
Apabila bumi berubah kedudukkannya pada masa itulah KIAMAT sebagaimana Allah SWT menerangkan dalam surah;
AL-HAQQAH ayat 15;
15. Maka pada hari itu terjadilah kiamat,
Ya Allah ampunilah dosa lamaku dan dosa baruku, ampunilah dosa yang kusedar dan dosa yang tidak kusedar,dosa yang kusenggaja dan dosa yang tidak kusenggaja,dan ampunilah dosa besarku dan dosa kecilku
Amin..
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh pak DIN.
Mengenai surat Al-haqqah ayat 14-15 diatas:
dan tafsiran bapak,
AL-HAQQAH ayat 14 dan 15;
14.dan bumi dan gunung-gunung diangkat, lalu kedunya sekali pecah (hancur),
15. Maka pada hari itu terjadilah kiamat,
Perkataan bumi dan gunung-gunung DIANGKAT;
DIANGKAT adalah mengambil dari satu tempat ke satu tempat;
sebagai contoh saya ambil wang (uang) dari poket saya.. dari dalam saya bawa keluar , bukankah itu berubah kedudukkan wang saya? dari dalam kini diluar keadaan wang itu..
Apabila bumi berubah kedudukkannya pada masa itulah KIAMAT sebagaimana Allah SWT menerangkan dalam surah;
AL-HAQQAH ayat 15;
15. Maka pada hari itu terjadilah kiamat,
Jawab saya : di hari kiamat itu banyak gempa sehingga bumi diangkat dan begitu juga gunung-gunung, lihatlah zaman sekarang ini banyak gempa.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Sayyid.
Saudara tidak akan menemukan ayat dalam Al-Quran yang secara terang-terangan menyatakan bahwa bumi bergerak, berotasi, beredar pada garis edarnya.
Tidak secara terang-terangan. Tapi…
Akan tetapi Al-Quran memiliki berbagai gaya bahasa yang sangat indah, tinggi, halus, elegan, manis, mengesankan, mempesona, memiliki makna yang dalam. Banyak ayat yang menggunakan gaya bahasa/majas, metafora, perumpamaan/penyerupaan, penyetaraan, sindiran, kiasan, penegasan dll. Anak Sekolah Dasar/Elementary School pun telah diajarkan berbagai gaya bahasa yang dikenal manusia. Apalagi Allah SWT Sang Pencipta Kalam.
“Pars pro toto” kita kenal sebagai gaya bahasa dengan menyebutkan sebagian unsur untuk maksud keseluruhan. Misalnya: Kemana ‘batang hidung’ Upik dari tadi tidak kelihatan?
Dalam artikel ini saya yakin bahwa Allah SWT menggunakan kata dengan gaya bahasa itu untuk menggantikan kata bumi. Jadi dengan menyebutkan unsur “malam” dan “siang” maka Allah SWT bermaksud menyebut bumi/planet. Juga banyak ayat Al-Quran yang menyandingkan kata “malam” dan “siang” dengan kata “matahari” dan “bulan” dalam satu ayat, hal ini juga menyiratkan memang ada kesejajaran secara wujud/materi.
Anda tentu meyakini bahwa Bulan beredar pada garis edarnya yaitu mengikuti bumi, beredar mengelilingi bumi, 1 bulan hijriyah sama artinya 1 kali bulan mengelilingi bumi. Sehingga setelah mengalami phase/manzilah-manzilah mengeliling bumi, bulan akan terlihat kembali pada bentuk awalnya, kembalilah dia sebagai bentuk tandan yang tua.
Bila bumi tidak berputar maka Saudara akan melihat bulan terus menerus pada siang dan malam selama setengah bulan, kemudian setengah bulan yang lain Saudara tidak akan melihat bulan terus menerus pada siang maupun malam karena bulan sedang berada/menghadap pada sisi bumi yang lain. Akan tetapi pada kenyataannya mengapa bulan selalu terbit dan terbenam setiap hari, sehingga kita dapat melihat bulan setiap hari, padahal bulan hanya berputar mengelilingi bumi 1 kali setiap 1 bulan? Pikirkanlah.
Semoga kita selalu di beri petunjuk dan hidayah dari Allah SWT. Amiin.
Salam kenal dari saya yang berketurunan Indonesia..yang cuma dilahirkan di Malaysia..
Terus pada persoalannya..
“yang telah menggunakan kata-kata “malam dan siang” sebagai pengganti dari ‘bumi’ ”
Malam dan siang adalah dua mahluk ciptaan Allah SWT..
Dan ia tidak dapat disatukan melainkan dengan izin Allah SWT.
Jika ‘malam’ itu BUMI dan ’siang’ itu BUMI..
40. Tidaklah mungkin bagi matahari mendapatkan bulan dan malampun tidak dapat mendahului siang. Dan masing-masing beredar pada garis edarnya.
cuba kamu tukarkan perkataan malam dan siang pada ayat diatas menggunakkan perkataan BUMI.
dan amatinya sedalam dalamnya..
“BUMIPUN tidak dapat mendahului BUMI..
sudah jadi DUA “BUMI” tentu manusia akan heran kalau dikatakan BUMI tidak dapat mengejar BUMI.Sedangkan semua orang tahu BUMI itu satu.
pernah dengarkah saudara Allah SWT menjadikan malam untuk berehat dan siang untuk kamu mencari kurniaanNya..
QS. Az-Zumar:
5. Dia menciptakan langit dan bumi dengan (tujuan) yang benar; Dia menutupkan malam atas siang dan menutupkan siang atas malam dan menundukkan matahari dan bulan, masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan. Ingatlah Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.
cubalah tukar malam dam siang kepada BUMI pada ayat diatas..
lalu kamu baca.. lihat apa jadinya..
Sekali lagi kamu membantahnya.. Ayat lima di atas di sebut matahari,bulan,siang dan malam “masing-masing berjalan menurut waktu yang ditentukan”
JIKA bumi berputar mengapa perlu malam dan siang berjalan? mengapa perlu buat kerja dua kali!
Salam kenal juga, saya orang Indonesia, tinggal di Banjarmasin, Borneo.
Kemana batang hidung, daun telinga dan kepala botaknya, dasar si ipin tukang telat!
Apa yang Saudara tangkap/pahami dari kalimat tersebut? Apakah Saudara memahaminya bahwa ada 4 orang ipin?
Maka tidak akan dapat mengambil manfaat yang besar bagi mereka yang tidak mengerti/tidak paham dengan apa yang di maksud oleh Pembicara. Apa manfaatnya gaya bahasa yang indah, mengesankan dan bijak bila yang diajak bicara tidak paham/tidak mengerti juga. Apakah terlalu sulit untuk dipahami?
Perlu Saudara teliti lagi artikel ini, bahwa asumsi malam dan siang yang maksudnya adalah bumi/planet bila kata malam dan siang itu khususnya berdekatan dengan kata matahari dan bulan, dalam satu ayat atau ayat yang berdekatan/bergandengan. Tapi juga tidak salah bila dikatakan di bumi untuk bekerja dan di bumi untuk beristirahat, toh kita secara umum bekerja dan beristirahat di bumi ini.
Berapa lama waktu perjalanan bumi untuk beredar mengelilingi matahari sekali putaran? Bumi berjalan menurut waktu yang ditentukan.
Tetapi..sudahkah Saudara menemukan jawaban: Mengapa bulan terbit dan terbenam setiap hari padahal bulan hanya 1 kali mengelilingi bumi setiap 1 bulan lamanya?
Saudara hanya perlu memikirkannya lagi, atau silahkan buktikan sendiri dengan ilmu pengetahuan, bila Saudara telah menemukan bukti yang nyata kemukakanlah pada seisi dunia, bila semua orang mengikuti teori Saudara dengan bukti yang nyata dengan ilmu pengetahuan dan seisi dunia mengikuti teori Saudara bahwa matahari mengelilingi bumi, maka Insya Allah saya pun akan mengikuti teori Saudara.
Tidak perlu ragu, malu, (maaf) sombong menerima kebenaran karena pemahaman ini (bumi mengelilingi matahari) juga berdasar dari Al-Quran dan tidak bertentangan dengan kenyataan dan bukti yang nyata dari ilmu pengetahuan, justru seharusnya bertambahlah keimanan kita karena kebenaran Al-Quran tidak dapat dibantah oleh Ilmu Pengetahuan.
Wassalam.
“Berapa lama waktu perjalanan bumi untuk beredar mengelilingi matahari sekali putaran? Bumi berjalan menurut waktu yang ditentukan.”
Saya menafikan bumi mengelilingi matahari.
Ahli sains mendakwa selama 365.2422 hari padahal Nabi Muhammad SAW mengatakan setahun itu 12 bulan,dan bulan itu adakalanya 29-30 hari. Jika di hitung Tahun Hijriah 1429H ada 354hari.
Siapakah yang ikut Rasullah saw?. Adakah Ahli sains(NASA) ikut atau menafikannya Rasullulah saw?
Bulan itu penuh 29 dan 30 hari saja,tidak lebih dan tidak kurang sebagaimana Rasulullah saw bersabda:
Dari Ibnu ‘Umar r.a., katanya Rasulullah saw bersabda : “Kita umat yang ummi; tidak pandai menulis dan berhitung. Sebulan adalah sebegini, sebegini dan sebegini.- Beliau menekuk sebuah jempolnya kali yang ketiga-. Dan sebulan adalah sebegini, sebegini,sebegini. Yakni cukup tiga puluh hari.”
Hadis diriwayatkan oleh Imam Muslim, hadis ke-1043.
Dari ‘Aisyah r.a., katanya: “Tatkala telah lewat dua puluh sembilan malam, yang aku menghitungnya sendiri, Rasulullah saw. mulai masuk ke rumahku. Kerana itu aku berkata kepada beliau, “Ya, Rasullulah! Bukankah anda telah bersumpah tidak akan masuk ke rumah kami selama sebulan? Menurut hitungku, sekarang baru dua puluh sembilan hari.” Jawab Nabi saw.,”Sesungguhnya sebulan itu adakalanya dua puluh sembilan hari.”
Hadis diriwayatkan oleh Imam Muslim, hadis ke-1047.
Tetapi..sudahkah Saudara menemukan jawaban: Mengapa bulan terbit dan terbenam setiap hari padahal bulan hanya 1 kali mengelilingi bumi setiap 1 bulan lamanya?
1 hari 24jam
7 hari 168jam
matahari terbit ditimur dan terbenam di barat mengambil masa hampir 12jam. Anggaran kelajuan 1saat 37KM/saat..
Benarkah ia bergitu laju bergitu? Jika kamu lihat kapal terbang seperti Boeing747 di udara nampak seakan-akan perlahan walaupun sekitar 25 ribu kaki tapi ianya sebenarnya laju Boieng747 boleh terbang pada kelajuan yang tinggi (Umumnya 0.85 Mach atau 565 mph atau 99 km/h) 1 saat bersamaan 0.606KM. hampir 1 kali ganda lebih laju dari kenderaan F1.
dan bulan yang berada jauh dari bumi sebanyak 384,400 kilometer dan untuk ia mengelilinggi bumi dengan anggaran kelajuan 1 saat 0.593KM.
Saya lihat bulan itu berubah setiap saat.
Bagaimana kamu boleh mengatakan “Mengapa bulan terbit dan terbenam setiap hari padahal bulan hanya 1 kali mengelilingi bumi setiap 1 bulan lamanya?
dari dulu hingga sekarang dan InsyaAllah akan datang bulan itu berulang-ulang kali mengelilingi bumi.
Bagaimana kamu boleh mengatakan “padahal bulan hanya 1 kali mengelilingi bumi setiap 1 bulan lamanya? Sedangkan kedudukkan bulan sentiasa berubah.
Jika diamati 1 kali dalam sebulan/168jam
mesti pergerakkan bulan itu untuk berubah dari satu tempat mengambil masa yang lama sebagai contoh dari timur ke barat selama 84jam.
Soalan kamu sudah saya jawab, soalan saya mengenai bagaimana SATELIT boleh turut serta mengelilingi bumi?
Satelit mengeliling bumi… itulah gunanya mempelajari bulan yang mengelilingi bumi, mempelajari bumi yang berputar pada sumbu/porosnya, mempelajari gaya gravitasi/gaya tarik inti massa, gaya sentripetal, gaya gerak semu, gaya sentrifugal, efek coriolis ataupun gaya/efek lain apabila masih ada…sehingga scientist dapat membuat satelit yang mengelilingi bumi… Demikian pula komputer yang Saudara gunakan.. adalah hasil kerja scientist!
…
Apakah Saudara tidak mengerti dengan apa yang ditanyakan dan tidak mengerti jawabannya ataukah Saudara orang bodoh (tidak mau mengerti)?
1 bulan adalah masa 1 kali bulan mengelilingi bumi, dalam masa itu, bulan mengalami phase/manzilah-manzilah, bentuk bulan yang terlihat berubah-ubah itu akibat bayangan bumi dari sinar matahari yang mengenai bulan, apabila sebagian bayangan bumi mengenai bulan, maka jadilah bulan berbentuk sabit atau setengah, apabila seluruh bayangan bumi menutupi bulan sehingga bulan tidak terlihat maka itulah akhir bulan/bulan mati, bila bayangan bumi tidak mengenai sedikitpun terhadap bulan, maka itulah bulan purnama.
Periode satu kali bulan mengelilingi bumi disebut satu bulan atau bulan mengelilingi bumi selama 27,3 hari (periode orbit) atau 29,5 hari (periode synodic). Lebih lengkapnya lihat di Moon
‘dan bulan yang berada jauh dari bumi sebanyak 384,400 kilometer dan untuk ia mengelilinggi bumi dengan anggaran kelajuan 1 saat 0.593KM’
entah dari sumber mana kelajuan bulan 1 saat adalah 0.593KM?
Average orbital speed di wiki adalah 1.022 km/s
Kalau kita hitung sederhana begini:
keliling lingkaran orbit bulan mengelilingi bumi = 2pi x jarak bumi ke bulan
= 2 x 3,14 x 384.400 km
= 2.414.032 km
maka
periode bulan mengelilingi bumi (hari) = keliling / (kecepatan orbit/detik) / 60 detik / 60 menit / 24 jam sehari
= 2.414.032 km / 1,022 km/s / 60 detik / 60 menit / 24 jam sehari
= 27,33 hari
Jadi bulan mengorbit mengelilingi bumi untuk satu kali keliling lamanya adalah 27,3 hari
‘Jika diamati 1 kali dalam sebulan/168jam’?
Dari mana pula Saudara peroleh masa pergerakan bulan dari timur ke barat selama 84 jam?
makin lama Saudara makin ‘ngawur’
Cobalah perhatikan Moonrise, Moonset wilayah Kalimantan, Indonesia atau Moonrise, Moonset wilayah Kuala Lumpur, Malaysia.
Dalam tabel link diwilayah tersebut bahwa selisih waktu moonrise dan moonset hanya berkisar antara 12 – 13 jam setiap harinya. Maka perhatikanlah sendiri bulan itu pada setiap hari dari rumah Saudara!
Jadi, bagaimana mungkin bulan itu yang satu kali berkeliling bumi memerlukan waktu 27,3 hari, sedangkan setiap harinya bulan itu terbit selama 12-13 jam kemudian terbenam 12-13 jam, seolah-olah bulan itu mengelilingi bumi setiap hari, kenapa? karena apa?
Bila Saudara memang (maaf) bodoh(tidak mau mengerti) maka kali ini saya bantu menjawabnya… jawabannya singkat saja yaitu… karena bumi itu berputar! Mudah kan!
MENUNTUT ILMU
1.Keutamaan Ilmu
Jika aku melihat ahli hadith,terbayang olehku sahabat-sahabat Rasullullah s.a.w.Semoga Allah memberikan ganjaran yang setimpal dengan kebaikan mereka,sebab mereka telah menyelamatkan sesuatu yang asli.Selain itu mereka memilikki kelebihan atas kita.
Semua ilmu,kecuali Al-Quran ,hadith dan fiqih, menyibukkan orang.Ilmu yang benar adalah yang jelas rawinya.Sebab,kalau tidak,ilmu itu datang dari syaitan.
Kurendahkan diriku untuk manusia,dan kumuliakan diri mereka.Diri yang tak direndahkan tidak akan mulia.
2.Insan Pengabdi Ilmu
Ilmu itu memiliki keutamaan. Keutamaan ialah membuat semua orang mengabdi kepadanya. Memelihara ilmu itu wajib, sebagaimana wajibnya seorang manusia menjaga harkat dan darahnya. Barangsiapa mempunyai ilmu, kemudian ia mewariskan ilmunya kepada orang yang tak berhak menerimanya, maka zalimlah perbuatan itu.
3.Ilmu Pembawa Kemuliaan
Aku melihat bahawa pemilik ilmu itu akan mulia , meskipun ia dilahirkan di tengah keluarga yang buta huruf.Ilmu selalu dapat mengangkat darjat pemiliknya, sehingga semua orang mulia menghormatinya.Mereka akan mematuhi kata-kata sang pemilik ilmu,ibarat pegembala yang menjadi raja bagi pengembalanya. Setiap orang tak akan merasakan kebahagiaan tanpa ilmu, dan tanpa ilmu tak akan dikenali halal haram.
4.Cara Memperolehi Ilmu
Tak akan kamu dapatkan ilmu, kecuali dengan enam perkara, yang akan kusebutkan berikut ini: kecerdasan, semangat keras,rajin dan agresif, ada biaya yang cukup,bersahabat dengan guru dalam waktu lama.
5.Kesungguhan
Manakala engkau mendengar cerita tentang tongkat milik datuk menjadi pohon dan berbuah janganlah percaya.
Manakala engkau mendengar seorang nenek tewas ketika hendak minum kemudian tenggelam di tengah sungai,buktikanlah!
Jika kejayaan dapat dicapai melalui angan-angan, maka engkau akan temukan aku bergantung ditengah taburan bintang yang gemerlapan.
Tapi ingatlah! Orang yang diberi darjat mulia kerana ilmunya tak mungkin diberi harta yang melimpah, kerana ilmu dan harta tak mungkin jalan bersama.
Sudah menjadi suratan bahawa orang yang akan dinaikkan darjatnya, pastilah diuji dengan kemelaratan.Buktinya banyak orang pandai yang hidupnya melarat dan banyak orang bodoh yang hidupnya serba cukup.
Orang yang diberi rezeki dengan mudah,pahalanya sedikit,tidak terpuji. dan tidak mendapatkan taufik.
Kesungguhan itu dapat memecahkan persoalan yang berat sekalipun, bahkan dapat membuka setiap pintu yang terkunci.
6.Menuntut Ilmu
Keterjagaanku di tengah malam untuk menekuni ilmu, lebih nikmat bagiku berbanding lagu merdu dan bau wangian.
Goresan penaku di tengah lebaran kertas,terasa lebih indah dibanding khayalan.
Bergelut dengan masalah keilmuan lebih mengasyikkanku dibanding mendengar nyanyian seoran gadis.
Aku terjaga setiap malam untuk berlajar, pada saat orang-orang lelap tidur.
7.Berlajarlah
Belajarlah! Tak ada bayi yang bergitu lahir lansung menjadi ilmuan,dan tak sama diantara ilmuan dan orang bodoh. Sebesar apapun sesebuah negara,ia akan bernilai kecil jika penduduknya tak berilmu,apabila dibandingkan negara kecil yang banyak penduduknya berilmu.. Sekecil apapun negara, akan lebih kuat bila penduduknya berilmu.Sesungguhnya negara itu besar jika dibandingkan dengan umumnya negara-negara lain.
8.Ilmu Itu Datang Dalam keheningan
Hikmah tidak dapat dicapai oleh orang yang selama hidupnya sibuk dengan urusan keluarga. Ilmu tak akan diperolehi, kecuali oleh orang yang hidupnya tenang, Luqman al-Hakim diberi keutamaan Allah kerana dia sudah diuji hidupnya dengan kemiskinan di tengah keluarga yang hartanya melimpah.
9.Ilmu Berada Di Dalam Dada.
Ilmuku sentiasa bersamaku. Ia sangat bermanfaat bagiku bila ku amalkan.Hatiku adalah benjana penampung ilmu dan bukan perut yang menampungnya.
Ketika aku berada di rumah,ilmuku tinggal di sana.Dan ketika aku pergi ke pasar,ilmuku selalu mengikutiku ke mana pun aku pergi.
10.Sinar Ilmu Memancar Ketika Maksiat Ditinggal
Aku menhadapi kesulitan menghafal, dan aku mendengar Imam Syafie mengatakan agar menghindari maksiat,Dia mengatakan bahwa ilmu itu cahaya, dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada orang-orang yang banyak melakukan maksiat.
11.Ladang Kebanggaan Manusia
Ilmu itu ladangnya kebanggaan, maka berbanggalah kamu dengan ilmu.Dan jangan sampai terlewatkan olehmu memiliki ladang kebanggaan itu.
Ketahuilah, ilmu tak akan dapat diraih oleh orang-orang yang perhatiannya hanya pada makanan dan pakaian.Ilmu akan lebih senang bersahabat dengan orang-orang yang hidupnya sederhana.
Ambilah ilmu sebanyak-banyaknya! Meskipun harus banyak berkorban dan menderita. Kerana, pada suatu hari kelak, bila engkau yang memimpinnya, maka engkau akan menjadi kebanggaan majlis itu.
12.Hiasan Manusia Adalah Ilmu dan Taqwa
Terimalah cacian gurumu dengan hati yang lapang dan penuh kesabaran, kerana ilmu gurumu hanya akan dapat engkau terima dengan menyerah dirimu sepenuhnya kepadanya.
Barang siapa yang tak pernah merasakan pahit getirnya menuntut ilmu, meskipun sedikit , tentulah ia akan terjerumus ke dalam kebodohan seumur hidupnya.
Barang siapa tak memanfaatkan masa mudanya untuk menuntut ilmu, maka bertakbirlah empat kali untuknya sebagai tanda kematian.
Pemuda sejati di depan Allah adalah pemuda yang berbekalkan ilmu dan taqwa.Jika dua bekal itu tak dimiliki oleh seorang pemuda, maka ia bukanlah pemuda sejati.